This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 13 September 2018

Membuka Microsoft Word melalui Desktop atau Taksbar

Membuka Microsoft Word melalui Desktop atau Taksbar

Ikon atau tampilan shortcut Microsoft Word biasanya belum tampil di Dekstop ataupun Task Bar, untuk menampilkannya Anda cukup melakukan: 
-   Klik tombol Start Windows kemudian pilih All Program kemudian klik Microsoft 
    Office (sama dengan cara pertama membuka Microsoft Word), kemudian klik 
    kanan pada Microsoft Word 2010.


-   Pada menu yang muncul klik Pin to Taskbar untuk menampilkan di Taskbar, klik 
     Pin to Star Menu untuk menampilkan di menu Start Windows atau pilih Send to 
     kemudian klik Desktop (create shortcut) untuk menampilkan di Desktop.

Setelah ikon Microsoft Word 2010 tampil baik di menu Start Windows ataupun Taskbar silahkan klik pada ikon tersebut, sedangkan untuk ikon yang berada di Desktop silahkan double klik (klik ganda) ikon tersebut. 

Dari beberapa cara di atas, semuanya akan menampilkan hasil yang sama, yaitu tampilan awal Microsoft Word 2010 seperti gambar di bawah ini.  

page setup pada microsoft word

page Setup (Pengaturan Halaman) Pada Microsoft Word


Pengaturan Halaman atau yang sering dikenal dengan Page Setup adalah tahapan yang sangat penting dalam pengerjaan sebuah dokumen Word. Pengaturan tersebut tentunya bertujuan agar dapat menghasilkan bentuk halaman yang rapih, sistematis, mudah diatur/diedit dan ketika diprint/cetak dapat menghasilkan dokumen cetak yang sesuai dengan harapan.

Pada saat ini apabila kita berbicara tentang bisa atau tidaknya seseorang bekerja dengan komputer khususnya bekerja yang berhubungan dengan aplikasi dokumen office, maka hampir dapat dipastikan bahwa persentasenya sangatlah tinggi. Akan tetapi apabila kita berbicara tentang seberapa dalam kemampuannya menggunakan aplikasi office tersebut, maka jawabannya sangatlah sedikit orang yang mampu menguasai aplikasi office dengan baik bahkan untuk sebuah aplikasi Microsoft Word yang sudah sangat populer sekalipun.   

Pembahasan tentang Page Setup kali ini, mudah-mudahan dapat membantu warga TerampilOffice untuk dapat meningkatkan kemampuan diri dalam menggunakan aplikasi pengolah kata Microsoft Word. 


Pada Microsoft Word 2010 dan keluarganya (Microsoft Word 2007, 2013, 2016), pengaturan halaman dilakukan dengan memanfaatkan Kotak Dialog Page Setup. 


Kotak Dialog Page Setup 


Langkah untuk membuka kotak dialog Page setup dapat dilakukan dengan memilih salah satu dari cara-cara berikut: 

  • Klik panah kecil (Dialog Box) di pojok kanan bawah pada Group Page Setup yang ada pada Ribbon tab Page Layout
page-setup-word-2
  • Gunakan perpaduan tombol keyboard dengan menekan tombol Alt, kemudian tombol P, kemudian tombol S dan P (Alt -> P -> SP)

Berikut tampilan jendela (dialog box) Page Setup.
page-setup-word-3

Setelah dialog box Page Setup terbuka, maka di dalamnya terdapat 3 tab (Margin, Paper dan Layout).

Tab Margin 

page-setup-word-4
Tab Margin terdiri dari: 

Group Margin

page-setup-word-5
Pada group Margin ini silahkan pilih Top untuk mengatur batas atas teks dengan tepi kertas, Bottom untuk mengatur batas bawah, Left untuk mengatur batas tepi kiri, dan Right untuk mengatur batas tepi kanan. Adapun pilihan Gutter dan Gutter Position sangat jarang digunakan. Pengaturan batas kertas dapat dilakukan dengan memanfaatkan tombol tombol updown atau dapat juga dengan mengetik langsung berapa batas kertas yang diinginkan pada area yang tersedia.


Group Orientation

page-setup-word-6
Pada group ini kita dapat mengatur posisi halaman dokumen, apakah potrait (berdiri) ataukah landscape (roboh).


Group Pages

page-setup-word-7

Dalam group Pages tersedia pilihan Multiple pages silahkan atur sesuai kebutuhan. Apakah pilih Normal (halaman biasa), Mirror margin (halaman seperti cermin), 2  pages per sheet (dua halaman dalam satu lembar) ataukah memilih Book fold (halaman untuk buku yang dilipat). 


Tab Paper

page-setup-word-8

Dalam tab ini terdapat group Paper size, group Paper source, dan tombol Print Options.

Group Paper size

page-setup-word-9

Dalam group ini kita dapat mengatur jenis atau ukuran kertas yang akan digunakan. Hampir sama dengan group Margin pengaturan kertas dapat dilakukan dengan memanfaatkan tombol popup ataupun tombol updown dan bisa juga dengan mengetik langsung berapa ukuran kertas yang diinginkan.


Group Paper source

page-setup-word-10
Secara umum group ini sangat jarang dimodifikasi/diutak utik.  


Tombol Print Options

page-setup-word-11
Tombol ini digunakan untuk mengakses pilihan model pencetakan dokumen (secara umum jarang digunakan).


Tab Layout

page-setup-word-12
Tab ini bersisi group Section, group Headers and footers, group Page, tombol Line Number dan tombol Borders.


Group Section

page-setup-word-13
Dalam group Section terdapat pilihan Section start lengkap dengan tombol Popupnya, yang berfungsi untuk memilih pemberlakuan pengaturan layout dokumen yang dikerjakan. 


Group Header and footers

page-setup-word-14
Dalam group ini silahkan ceklis kotak Different odd and even jika ingin membuat header dan footer dengan pengaturan yang berbeda antara halaman genap dan halaman ganjil, ceklis juga kotak Different firs page jika ingin membuat header dan footer dengan pengaturan yang berbeda pada halaman pertama. Pada pilihan From edge isilah jarak Header dan Footer dari tepi kertas/halaman kerja. 


Group Page

page-setup-word-15
Tentukan Vertical alignment (perataan vertikal). Pilih salah satu: Top (perataan atas), Center (perataan dari tengah), Justified (perataan atas bawah), Bottom (perataan bawah)


Tombol Line Number

page-setup-word-16
Tombol ini berfungsi untuk menambahkan nomor baris pada setiap baris yang dibuat. 


Tombol Border

page-setup-word-17
Tombol Border berfungsi untuk memunculkan kotak dialog Border and Shading. 

Selain group-group dan tombol-tombol yang telah dibahas di atas, masih terdapat beberapa group dan tombol yang selalu muncul pada setiap Tab (tab Margin, tab Paper maupun tap Layout). Group dan tombol tersebut adalah sebagai berikut: 

Group Preview

page-setup-word-18
Group ini berfungsi menampilkan hasil pengaturan halaman.


Pilihan Apply to:


page-setup-word-19
Apply to ini dilengkapi dengan dengan tombol popup yang berisi: 

  • This section, berfungsi untuk memberlakukan/menerapkan pengaturan yang telah dibuat hanya pada bagian yang halamannya tampak.
  • This point forward, berfungsi untuk memberlakukan/menerapkan pengaturan yang telah dibuat pada bagian yang halamannya tampak dan bagian seterusnya.  
  • Whole document, berfungsi untuk memberlakukan/menerapkan pengaturan yang telah dibuat pada seluruh bagian dokumen yang ada. 

Tombol Set As Default

page-setup-word-20
Tombol ini berfungsi untuk membuat pengaturan yang telah dilakukan menjadi pengaturan default/baku, sehingga apa bila kita membuat dokumen baru yang pengaturannya sama maka pengaturan saat ini langsung berlaku tanpa harus mengaturnya dari awal. 


Hal terpenting yang harus dilakukan ketika telah selesai melakukan pengaturan halaman (Page Setup) adalah menekan/mengklik tombol OK
page-setup-word-21
Dengan mengklik tombol OK berarti kita telah mengiyakan semua pengaturan yang telah kita lakukan, selain tombol OK kita juga dapat menekan tombol Enter di keyboard.

Bika kita ingin membatalkan pengaturan yang telah dilakukan maka kita dapat mengklik tombol Cancel atau mengklik tanda X berwarna merah yang ada di pojok kanan atas kotak dialog Page Setup atau dengan menekan tombol Esc di keyboard.


Pengaturan Kertas F4 (Folio)

Pada tab Paper tepatnya group Paper size berfungsi untuk mengatur jenis atau ukuran kertas yang akan digunakan, ada satu ukuran kertas yaitu F4 (folio) yang sering digunakan tetapi tidak ada dalam pilihan di menu popup. Untuk menyiasati hal tersebut maka langkah paling mudah adalah dengan memilih jenis kertas Letter (Quarto), dengan pertimbangan ukuran letter mempunyai lebar yang sama dengan Folio. Setelah itu ubah ukuran Height (panjang) menjadi 33 cm kemudian klik OK, maka kertas yang akan kita gunakan adalah F4 (folio) dengan ukuran 21,59 cm x 33 cm. 

Demikianlah bahasan tentang Page Setup semoga bermanfaat, baca juga Beberapa Cara Membuat Dokumen Baru Pada Microsoft Word

Pengertian Teknologi & Komunikasi : Fungsi Tujuan dan Perkembangan


Pengertian Teknologi & Komunikasi : Fungsi Tujuan dan Perkembangan
4.5/5 (2)
Teknologi informasi dan Komunikasi adalah sebuah tempat yang mewadahi semua peralatan teknis yang digunakan dalam proses penyampaian informasi. Secara lebih terperinci, maka teknologi informasi dan komunikasi dibagi menjadi dua bagian, diantaranya adalah teknologi informasi serta teknologi komunikasi
 Teknologi Informasi termasuk beragam hal yang memiliki hubungan dengan suatu proses, penggunaan alat bantu, memanipulasi hingga hasil dari mengelola informasi. Sedangkan teknologi komunikasi merupakan sesuatu yang berhubungan erat dengan cara menggunakan alat bantu guna melakukan prosedur transfer file atau data dari satu perangkat ke perangkat lain.

Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi Menurut Para Ahli

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang definisi dari TIK, maka di bawah ini adalah beberapa pengertian teknologi informasi dan komunikasi menurut para ahli:

Susanto

Susanto menyatakan, bahwa teknologi informasi dan komunikasi merupakan sarana atau media yang dipakai untuk kebutuhan transfer file, baik berupa informasi maupun data. Selain itu, juga menjadi sebuah alat komunikasi secara searah atau dua arah.
Eric Deeson
Menurut Deeson, teknologi informasi dan komunikasi sudah menjadi suatu kebutuhan pokok manusia untuk proses mengambil, memindahkan, mengelola dan mendapatkan informasi dalam sebuah konteks yang akan memberikan keuntungan pribadi serta seluruh masyarakat.

Puskur Dinas Indonesia

Teknologi informasi dan komunikasi merupakan sebuah rangkaian struktur yang saling berkaitan antara satu sama lain. Dimana berisi tentang aktivitas proses, kelola, manipulasi, kelola dan transfer data maupun informasi dari suatu media ke media lainnya.

Anatta Sannai

Anatta Sannai mendefinisikan teknologi informasi dan komunikasi sebagai suatu alat, yang digunakan untuk mendapatkan informasi atau pengetahuan dari orang lain.

William and Sawyer

Teknologi komunikasi merupakan sebuah struktur dari teknologi, yang memadukan perangkat keras seperti komputer dengan jaringan komunikasi berkekuatan tinggi untuk membawa file, data, video maupun suara. Jaringan ini bisa disebut sebagai internet.
Kenneth C Loudon
Teknologi informasi merupakan sebuah sarana yang digunakan oleh para manajer untuk menanggulangi suatu perubahan. Dalam hal ini, Loudon menegaskan bahwa perubahan yang dimaksud merupakan suatu proses perubahan pada informasi yang sudah disimpan di dalam komputer sebelumnya.

Kamus Oxford (1995)

Teknologi informasi merupakan sebuah studi alat elektronik, khususnya komputer, yang difungsikan sebagai media penyimpanan, analisis, distribusi informasi dalam berbagai bentuk. Misalnya adalah gambar dan kata-kata.

Martin (1999)

Menurut Martin, teknologi informasi ini tidak hanya tetang software dan hardware yang notabene berfungsi sebagai pengolah, memproses dan menyimpan informasi saja. Lebih dari itu, teknologi ini juga mencakup komunikasi yang memiliki peranan sebagai pengirim informasi. Oleh karena itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa teknologi informasi dan komunikasi ini saling berhungan satu sama lain.

Fungsi Teknologi Informasi dan Komunikasi

Fungsi teknologi informasi dan komunikasi terdiri dari tiga macam, yaitu fungsinya terhadap pendidikan, kehidupan dan fungsi secara umum. Silahkan simak penjelasan lengkapnya di bawah ini:

a). Fungsi TIK dalam Pendidikan

Dalam dunia pendidikan, teknologi informasi dan komunikasi memiliki tiga fungsi vital yang mana selalu digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Diantaranya adalah:
1. Teknologi memiliki peran fungsi sebagai media atau alat. Dalam dunia pembelajaran, akan digunakan sebagai sebuah sarana bantu bagi siswa dalam memahami pelajaran yang disampaikan oleh guru. Contoh ringannya adalah untuk mengolah angka, kata, membuat unsur desain grafis, program administratif, database, membuat data keuangan dan sebagainya.
2. Teknologi memiliki fungsi sebagai ilmu pengetahuan. Pada bagian ini, teknologi diposisikan sebagai salah satu disiplin ilmu yang wajib dikuasai oleh para siswa. Contohnya adalah beberapa jurusan di perguruan tinggi yang khusus mempelajari teknologi informasi dan komunikasi seperti jurusan informatika dan masih banyak lagi lainnya. Bahkan di dalam kurikulum belajar terbaru, para siswa dari semua tingkatan maupun jurusan dituntut untuk menguasai bidang ini.
3. Selain menjadi alat pembelajaran, teknologi juga memiliki fungsi dan peran sebagai bahan materi. Yang mana teknologi memainkan peranan sebagai sebuah teori belajar yang harus dipelajari dan juga digunakan untuk menguasai materi tertentu (dengan bantuan teknologi seperti komputer). Umumnya, komputer yang akan digunakan siswa akan diatur sedemikian rupa dan para siswa akan dipandu langkah demi langkah hingga bisa memahami sebuah materi. Dalam konteks ini, peranan teknologi adalah sebagai mentor bagi siswa.

b). Fungsi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Kehidupan

Di dalam kehidupan sehari-hari, teknologi informasi dan komunikasi juga memegang fungsi dan peranan yang sangat penting, contohnya adalah seperti yang dipaparkan dI bawah ini:

1. Kemudahan mengakses informasi

Di zaman modern seperti sekarang ini, tentunya sudah sangat mengenal dunia internet, bukan? Ya, dimana segala hal bisa ditemukan dan dilakukan secara online hanya dengan modal smartphone dan kuota internet saja. Internet merupakan sebuah alat yang ada dalam sistem teknologi informasi dan komunikasi. Alat bernama internet ini menjadikan jaringan telekomunikasi seperti telepon umum yang membutuhkan terminal telepon. Fungsi yang ditawarkan oleh internet antara lain: lebih efektif dan efisien, mudah diakses, mudah digunakan, praktis dan menyediakan informasi tanpa batas.

2. Memudahkan pekerjaan

Dengan memanfaatkan teknologi maka segala hal bisa menjadi lebih sederhana. Salah satunya adalah aktivitas kerja yang ditunjang dengan fasilitas teknologi mutakhir akan mampu meningkatkan produktivitas karyawan. Selain itu, di zaman ini orang-orang juga memiliki peluang besar untuk bisa menghasilkan keuntungan melalui mencari kerja sistem remote (online).

3. Kemudahan berkomunikasi

Dengan semakin canggihnya sistem teknologi dan informasi maka proses komunikasi juga menjadi semakin mudah. Salah satunya adalah dengan hadirnya fitur bernama kamera di ponsel, lalu berbagai macam aplikasi yang menyediakan layanan video call. Dimana Anda bisa berkomunikasi dengan siapa saja dan kapan saja tanpa terhalang jarak. Karena bisa berbicara secara langsung atau face to face.

4. Kemudahan dalam bertransaksi

Fungsi teknologi salah satunya adalah memberikan kemudahan dalam berbagai segi, termasuk melakukan transaksi. Di masa ini, teknologi juga memiliki peranan penting sebagai alat untuk bertransaksi secara online. Transfer uang tidak perlu lagi antri di bank atau pergi ke ATM, cukup gunakan aplikasi internet banking maka Anda bisa mentransfer kapan saja dan kemana saja hanya dalam sekali ketik.

c). Fungsi Teknologi Informasi Secara Umum

Secara umum teknologi informasi memiliki enam fungsi penting, yaitu sebagai berikut:

1. Fungsi sebagai capture atau penangkap

Fungsi capture memainkan peranan sebagai penangkap informasi yang dipercaya oleh pengguna (user). Sehingga mendapatkan apa saja hal yang dibutuhkan.

2. Fungsi sebagai processing atau pengolah

Fungsi processing ini merupakan kompilasi dari beberapa rincian aktivitas. Contohnya adalah menerima suatu input data dari scanner dan lain sebagainya. Setelah itu, data tersebut kemudian diolah dan diproses sehingga menjadi sebuah bentuk informasi.

3. Fungsi generating atau menghasilkan

Fungsi generating adalah dimana teknologi berperan sebagai alat untuk mengorganisasikan suatu informasi ke dalam sebuah bentuk yang lebih terarah dan mudah dipahami. Contoh sederhananya adalah grafik dan table.

4. Fungsi storage atau penyimpanan

Fungsi storage merupakan peranan teknologi dalam menyimpan atau merekam informasi dan data ke dalam sebuah media multifungsi sehingga bisa digunakan untuk kepentingan lain di kemudian hari. Contohnya adalah disimpan di flashdisk, hardisk dan sebagainya.

5. Fungsi retrifal atau pencari kembali

Fungsi retrifal ini berkaitan dengan penelusuran. Dimana pengguna dapat menyalin atau membuka kembali data informasi yang disimpan. Cara kerjanya juga sangat mudah dan praktis, karena tinggal ketik apa yang dicari di kolom penelusuran maka Anda bisa langsung mendapatkan data tersebut.

6. Fungsi transmission atau transmisi

Fungsi transmission ini berhubungan dengan kirim mengirim sebuah data atau informasi dengan menggunakan jaringan komputer sebagai media. Contoh mudahnya adalah mengirim data rekapan dari user yang satu ke lainnya.

Tujuan Teknologi

Tujuan teknologi informasi dan komunikasi adalah sebagai solusi sebuah masalah, membuka pintu kreativitas yang lebih luas, membangun efektivitas dan meningkatkan efisiensi dalam aktivitas kerja. Dengan kata lain, karena sangat solusi, kreativitas, efektivitas dan efisiesi sangat dibutuhkan dalam sebuah sistem kerja maka teknologi informasi ini kemudian diciptakan.

Perkembangan Teknologi Informasi

Berbicara tentang perkembangan teknologi informasi bisa dikatakan sangatlah panjang. Contoh Teknologi : Pada masa lalu misalnya, publik disuguhi dengan adanya penemuan telepon kabel, radio, televisi, kamera dan lain sebagainya. Di Indonesia sendiri, kemajuan pesat dari teknologi informasi ini baru dimulai di tahun 1994 silam. Sejak saat itu, teknologi terus berkembang pesat, salah satunya adalah dengan mulai digunakannya internet.
Aspek yang memengaruhi perkembangan teknologi antara lain adalah infrakstruktur yang memadai. Hingga saat ini, perkembangan teknologi di Indonesia masih berada dalam masa perkembangan yang terus berjalan maju. Sehingga bisa dipastikan bahwa di tahun-tahun mendatang publik masih akan terus dikejutkan dengan hadirnya struktural teknologi yang baru.
Pada tahun 1970-an, perkembangan teknologi di Indonesia mulai mengalami perkembangan ke level yang lebih tinggi. Meskipun tidak bisa disamakan dengan negara maju seperti Amerika Serikat, namun penciptaan dan penggunaan teknologi di Indonesia sudah berjalan dengan lebih terarah. Pada hari ini, hasil dari perkembangan tersebut dapat dilihat sendiri dalam berbagai segi kehidupan baik secara individu maupun kelompok.
Meskipun begitu, selain membawa dampak positif berupa kehidupan atau aktivitas yang serba mudah dan praktis. Namun perkembangan ini juga membawa dampak negatif, seperti generasi muda khususnya anak-anak yang menjadi autis dengan fokus terhadap gadget. Oleh sebab itu, di tengah masa perkembangan teknologi yang kian pesat ini, sudah seharunya Anda menyikapinya dengan bijak. Hal ini dilakukan demi menghindarkan diri dari dampak yang tidak diinginkan.

sejarah batik tuban

Tuban sebagai salah satu wilayah di bagian Timur dari pulau jawa, memiliki satu corak kebudayaan yang unik, mengapa? Karena dalam sejarah wilayah ini telah masuk 3 tata nilai kebudayaan yang saling mempengaruhi, dan sampai sekarang kebudayaan ini masih tetap eksis dan sama-sama berkembang, tanpa membuat salah satu kebudayaan ini tersingkir. Ketiga kebudayaan tersebut adalah:

1. Jawa, yang meresap saat wilayah ini dalam kekuasaan jaman Majapahit (abad XII-XIV)
2. Islam, karena diwilayah ini hidup seorang ulama yang ternama yaitu Sunan Bonang (1465-1525 M)
3. Tiongkok(cina), karena di Tubanlah para sisa lascar tentara kubalai khan melarikan diri dari

kekalahannya pada saat menyerang Jawa di awal abad XII, hingga kini masyarakat keturunan ini banyak
bermukim di Tuban



Proses interaksi ketiga kebudayaan ini berlangsung sekian lamanya hingga sekarang dan sangat
mempengaruhi pola kehidupan masyarakat Tuban sampai kini.

Motif Batik Tulis Tradisional Tuban, apabila di cermati, terlihat betapa motif-motif tersebut sangat dipengaruhi nilai-nilai budaya jawa, islam, dan tiongkok. Gambar-gambar burung pada motif batik tulis Tuban jelas terlihat pengaruh dari budaya tiongkok, karena gambar burung yang dimotifkan pada batik tulis tersebut Nampak adalah burung”Hong”yang jelas tidak terdapat di wilayah Tuban. Sedang pada motif bunga jelas terlihat adalah motif-motif tradisional yang sejak lama dibuat dihampir seluruh wilayah pulau Jawa. Sedangkan pengaruh islam pada motif batik tulis Tuban terlihat pada motif dengan nama yang religious seperti kijing miring.

Dahulu batik tulis ini hanya digunakan untuk upacara-upacara tradisional masyarakat Tuban seperti sedekah bumi, pernikahan, pemakaman. Pada perkembangan jaman, sekarang ini penggunaan batik tulis Tuban tidak hanya untuk upacaraupacara adat, namun telah meluas pada penggunaannya seperti ; taplak meja, sarung bantal, dekorasi, hiasan dinding, model baju modist baik untuk pria dan wanita.

Dari hal-hal tersebut diatas jelaslah bahwa batik tulis tradisional Tuban yang memiliki ciri khas yang unik
sangat perlu untuk dilestarikan keberadaannya apalagi potensi pengembangannya sangat prospektif.

sejarah batik di indonesia

Sejarah batik di Indonesia

Hasil gambar untuk sejarah batik



Sejarah batik di Indonesia terkait erat dengan perkembangan kerajaan majapahit dan penyebaran ajaran islam di Pulau jawa Dalam beberapa catatan, pengembangan batik banyak dilakukan pada zaman kesultanan mataram  lalu berlanjut pada zaman kasunan surakarta dan Kesultanan Yogyakarta
Kesenian batikdi Indonesia telah dikenal sejak zaman Kerajaan Majapahit dan terus berkembang sampai kerajaan berikutnya beserta raja-rajanya. Kesenian batik secara umum meluas di Indonesia dan secara khusus di pulau jawa setelah akhirabad ke- 18 atau awal abad ke-19.
Teknik batik sendiri telah diketahui lebih dari 1.000 tahun, kemungkinan berasal dari Mesir kuno atau Sumeria. Teknik batik meluas di beberapa negara di afrika barat seperti Nigeria, kamerun, dan Mali serta diAsia, sepertiindia, srilangka,  bangladesh, iran, thailad ,malaysia ,dan indonesia
Hingga awal abad ke- 20 batik yang dihasilkan merupakan batik tulis. Batik cap baru dikenal setelah perang dunia 1 berakhir atau sekitar tahun 1920.
Kesenian batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluarga kerajaan di Indonesia zaman dahulu. Awalnya kegiatan membatik hanya terbatas dalam keraton saja dan batik dihasilkan untuk pakaian raja dan keluarga pemerintah dan para pembesar. Oleh karena banyak dari pembesar tinggal di luar keraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar dari keraton dan dihasilkan pula di tempatnya masing-masing.
Lama kelamaan kesenian batik ini ditiru oleh rakyat jelata dan selanjutnya meluas sehingga menjadi pekerjaan kaum wanita rumah tangga untuk mengisi waktu luang mereka.
Bahan-bahan pewarna yang dipakai ketika membatik terdiri dari tumbuh-tumbuhan asli Indonesia yang dibuat sendiri antara lain dari: pohon mengkudu tinggi, soga,nila Bahan sodanya dibuat dari soda abu, sedangkan garamnya dibuat dari tanah lumpur.

Sejarah Wayang Kulit dan Perkembangannya

Sudah lebih dari satu dekade sejak dinobatkannya kesenian wayang kulit sebagai “Masterpiece” kebudayaan dunia. Konsekuensi logis dari adanya pengakuan UNESCO terhadap Seni Pertunjukkan Wayang Indonesia, maka Kementrerian Kebudayaan dan Pariwisata pada 26 Januari – 2 Februari 2004 lalu telah melaksanakan kegiatan sosialisasi wayang ke luar negeri yaitu ke Prancis, yang digelar di Kota Bordeaux, Nancy (perbatasana dengan Jerman) dan Kota Strassbourg dan terakhir di Kota paris. Kini 12 tahun sudah berlalu sejak hari itu, dan wayang kulit menjadi warisan budaya yang sudah mendunia.

Wayang kulit merupakan salah satu seni pertunjukan yang berasal dari kebudayaan jawa dan sangat terkenal. Hal ini dikarenakan pertunjukan wayang sangat sarat dengan unsur estetika dan pesan moral yang terkandung di dalam setiap pertunjukannya. Ada dua pendapat berbeda yang menjelaskan makna kata wayang, yang pertama berasal dari kata “Ma Hyang” yang berarti roh spiritual, dewa , atau Tuhan Yang Maha Esa. Sedangkan pendapat lainnya berasal dari bahasa jawa yang berarti bayangan. Hal ini dikarenakan, dalam pertunjukan wayang kita hanya melihat bayang bentuk dari wayang kulit yang dimainkan.
Wayang kulit sendiri merupakan kekayaan budaya yang bernilai tinggi karena selain merupakan sebuah seni kriya (baca : fungsi seni kriya), pertunjukan wayang kulit mampu menggabungkan berbagai macam kesenian seperti seni sastra, seni musik, dan seni rupa. Seni sastra dari pupuh yang diucapkan oleh dalang , Seni musik dari lantunan berbagai nama alat musik tradisional, dan seni rupa dari visualisasi wayng kulit yang unik dan khas budaya Indonesia.
Populer di daerah sekitar provinsi jawa tengah dan jawa timur, kini kesenian wayang kulit telah di kenal di dunia mancanegara. Di bawa oleh Ki Purbo Asmoro, wayang kulit mulai populer di beberapa negara di Asia hingga Eropa. Seperti negara perancis, Inggris, Austria, Yunani, Jepang, Thailand, Singapura, Amerika, Bolivia dan masih banyak lagi. Namun sebelum sampai ke era kepopulerannya di masa sekarang.
Sponsors Link

Berikut adalah ulasan sejarah wayang kulit dan perkembangannya :
  • Sejarah wayang kulit dan Kebudayaan hindu budha
Sejarah wayang kulit tidak terlepas dari sejarah kesenian wayang secara umum. Bila dilihat dari catatan sejarah, belum ada bukti konkret tentang adanya kebudayaan wayang sebelum abad pertama. Hal ini bertepatan dengan masuknya budaya Hindu dan Budha ke Asia Tenggara. Hipotesis ini semakin diperkuat dengan kenyataan bahwa seni pertunjukan wayang kulit mayoritas mengangkat cerita Ramayana dan Mahabarata. Walaupun itu juga bukan merupakan standard yang bisa mengikat dalang. Karena dalam setiap pertunjukannya dalang boleh saja membuat pertunjukan dari lakon carangan (gubahan).

Artikel terkait :
Jivan Pani, seorang budayawan terkemuka disana, pernah mengeluarkan pendapat bahwa wayang berkembang dari dua jenis seni . Kesenian ini berasal dari Odisha, India Timur, yaitu Ravana Chhaya yang merupakan sebuah teater boneka dan tarian Chhau. Dari sini berkembang hipotesis baru, bahwa akulturasi kebudayaan India atau Tiongkok adalah hal yang menciptakan kesenian wayang di indonesia. Karena kedua negara ini memiliki tradisi yang telah berjalan turun-temurun tentang penggunaan bayangan boneka atau pertunjukan teater secara keseluruhan.
  • Wayang kulit di zaman kerajaan
Bukti konkret pertama yang ditemukan membahas mengenai kesenian wayang berbentuk sebuah catatan. Catatan ini mengacu pada sebuah prasasti yang bisa dilacak berasal dari tahun 930. Prasasti tersebut menyebutkan tentang si Galigi mawayang. Galigi yang dimaksud disini adalah seorang dalang dalam pertunjukan wayang kulit. Sesuai dengan isi kitab  “Kakawin Arjunawiwaha” buatan Empu Kanwa, pada tahun 1035. Dideskripsikan bahwa sosok si Galigi adalah seorang yang cepat, dan hanya berjarak satu wayang dari Jagatkarana atau dalang terbesar hanyalah berjarak satu layar dari kita.

Dimulai dengan Wayang Purwa pertama kali dimiliki oleh Sri Jayabaya (Raja Kediri tahun 939 M). Wayang Purwa kemudian dikembangkan oleh Raden Panji di Jenggala ditahun 1223 M. Pada tahun 1283 M Raden Jaka Susuruh menciptakan Wayang dari kertas . Wayang hasil ciptaan Raden Jaka ini yang dikenal dengan “Wayang Beber“. Semakin lama Sangging Prabangkara pada tahun 1301 M mengembangkan karakter wayang beber sesuai dengan adegannya.
  • Wayang kulit pada zaman kerajaan islam
Tidak asing di telinga kita nama Sunan Kalijaga yang merupakan salah satu dari tokoh sembilan wali. Beliau bernama asli Joko Said yang lahir pada 1450 M. Wayang kulit yang ada pada saat ini adalah karya inovasi dari Sunan Kalijaga. Wayang Beber Kuno yang menggambarkan wujud manusia secara detail dibuat menjadi lebih samar. Karakter seperti Bagong, Petruk, dan Gareng adalah lakon ciptaan Sunan Kalijaga. Lakon-lakon tersebut dibuat sedemikian rupa agar dapat membawa nafas islam pada pertunjukan wayang kulit yang saat itu masih di dominasi kebudayaan Hindu Budha.

Dari zaman ini, tercipta beberapa istilah perwayangan yang sebenarnya merupakan serapan atau merujuk pada bahasa Arab seperti:
  1. Dalang, berasal dari kata “Dalla” yang berarti menunjukkan. Sunan Kalijaga memilih kata tersebut dengan keinginan nantinya Dalang dapat menunjukkan kebenaran kepada para penonton wayang.
  2. Tokoh Semar, berasal dari kata “Simaar” yang berarti paku. Sunan Kalijaga memilih kata tersebut dengan maksud tokoh Semar ini akan menginspirasi orang agar memiliki karakter iman yang kuat dan kokoh seperti paku.
  3. Tokoh Petruk, berasal dari kata “Fat-ruuk” yang berarti tinggalkan. Sunan Kalijaga memilih kata tersebut dengan maksud tokoh Petruk ini memberitahu kita bahwa seseorang harus meninggalkan apa yang disembah selain Allah semata.
  4. Tokoh Gareng, berasal dari kata “Qariin” yang berarti teman. Sunan Kalijaga memilih kata tersebut dengan maksud, seseorang muslim harus pandai mencari teman untuk diajak menuju jalan kebaikan.
  5. Tokoh Bagong, yang berasal dari kata “Baghaa” yang berarti berontak. Sunan Kalijaga memilih kata tersebut dengan maksud, seseorang muslim harus memberontak ketika melihat kedzaliman di hadapannya.
 Hal ini tentulah sangat membanggakan, Koichiro Matsuura menyerahkan Piagam Penghargaan Wayang Indonesia kepada Drs. H. Solichin, Ketua Umum SENA WANGI (Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia) yang mewakili masyarakat Pewayangan Indonesia. Wayang telah memiliki dampak positif bagi citra bangsa Indonesia di mata dunia. Suatu prestasi budaya yang luar biasa, sekaligus sebagai tantangan apakah kita mampu melestarikan dan mengembangkan wayang bagi semua kepentingan.


  • Wayang di dunia Internasional
Hal ini terjadi tepat pada tanggal 7 November 2003, Wayang Kulit dinobatkan sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan berharga ( Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity ). Wayang kulit juga turut di daftarkan sebagai daftar representatif budaya tak benda warisan manusia oleh UNESCO, sebuah lembaga budaya dari Perserikatan Bangsa-Bangsa. Barulah pada tanggal 21 April 2004 di Paris-Perancis berlangsung upacara penyerahan penghargaannya.







SEJARAH KOTA TUBAN

 
 SEJARAH KOTA TUBAN
 
Kabupaten Tuban adalah salah satu kabupaten di Jawa Timur yang terletak di Pantai Utara Jawa Timur. Kabupaten dengan jumlah penduduk sekitar 1,2 juta jiwa ini terdiri dari 20 kecamatan dan beribukota di Kecamatan Tuban. Kabupaten Tuban mempunyai letak yang strategis, yakni di perbatasan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah dengan dilintasi oleh Jalan Nasional Daendels di Pantai Utara. Pusat pemerintahan Kabupaten Tuban terletak 101 km sebelah barat laut Surabaya, ibu kota provinsi Jawa Timur dan 215 km sebelah timur Semarang, ibu kota provinsi Jawa Tengah. Oleh karena itu, pada zaman dahulu Tuban dijadikan pelabuhan utama Kerajaan Majapahit dan menjadi salah satu pusat penyebaran Agama Islam oleh para Walisongo.

Dalam kepercayaan masyarakat Indonesia khususnya Jawa. nama mengandung makna dan merupakan suatu hal yang bersifat Sakral. Itu sebabnya nama Raja atau para Ningrat dibedakan dengan nama rakyatnya, dan bagi masyarakat, nama kecil pun berbeda dengan nama sesudah kawin/menikah. Berikut beberapa nama yang berhubungan dengan nama Tuban yang digolongkan berdasarkan :

1. Legenda
Dalam legenda, mengenai asal usul nama Tuban, ada nama tempat yang sangat mendominasi dengan terbentuknya wilayah yang disebut Tuban. nama tempatnya adalah "BektiHarjo".
Berawal dari sebuah petunjuk yang diterima oleh Raden Aryo Dandang Wacono, yaitu membuka sebuah hutan bambu untuk dijadikan sebagai pemukiman baru, pada waktu melaksanakan pembukaan hutan itulah terjadi sesuatu yang tidak pernah disangka - sangka sebelumnya, yaitu keluarnya sumber mata air dari dalam tanah di area pemukiman baru tersebut. Dari peristiwa itulah akhirnya Raden Aryo Dandang Wacono terinspirasi untuk menamakan tempat barunya itu dengan nama "TUBAN" yang berasal dari penggalan kata "meTU BANyune" (keluar airnya). Adapun Hutan bambu yang dijadikan sebagai pemukiman baru disebut sebagai "Papringan" (sekarang wilayah Desa Prunggahan Wetan).

Ngestuake Kewajiaban
Menurut kebiasaan sehari - hari masyarakat Tuban, rata - rata mudah diarahkan kedalam hal - hal yang bersifat membangun. Sifat demikian dalam bahasa jawa dikatakan sebagai "Nges-TU ake Kewaji-BAN".

2. Berdasarkan ETimologi
Dalam bahasa jawa kawi, Tuban berarti "JERAM", sedangkan jeram itu sendiri adalah air terjun. Jika dikaji dari sini, di wilayah Tuban memang banyak terdapat air terjun diantaranya yang ada di Wilayah Kecamatan Singgahan (air terjun Nglirip) dan di Kecamatan Semanding (air terjun Banyu Langse).

Data dari Arkeologi
Di Ngerong kecamatan Rengel, terdapat Arca Mahatula yang menjadi ciri jaman kerajaan Singasari. disamping itu juga ditemukan Prasasti Malengga dan Banjaran yang berangka tahun Tarikh 1052 M.

Pada awal berdirinya, Tuban bukanlah sebuah kota Kabupaten/Kadipaten, sebagai wilayah perdikan (wilayah yang bebas pajak/upeti), dari pemerintah setempat pada waktu itu, Tuban hanyalah sebagai jalur lintas yang kekuasaannya sebatas "PAKUWON" (kecamatan) yang pada waktu itu dijabat oleh Dandang Wacono sebagai Kepala pemerintahannya. Seiring dengan perkembangan jaman, lama kelamaan wilayah ini mengalami perkembangan yang sangat pesat dan menjadi pintu masuk pertama jalur perdagangan sebelum melanjutkan ke Gresik dan Ampel Denta (Surabaya).

Setelah Mengalami beberapa masa peralihan, akhirnya Tuban diresmikan sebagai Kadipaten/Kabupaten pada tanggal 12 November 1293 dan Ronggolawe diangkat sebagai Bupati Pertama seiring dengan berdirinya Kerajaan Majapahit pada awal Abad ke-14, yang dipimpin oleh "Kertarajasa Jayawardana" atau lebih dikenal dengan nama Raden Wijaya.

Asal Usul Kota Tuban Jawa Timur
Kantor Bupati Tuban

Asal Usul Nama Tuban
Dalam masyarakat Indonesia khususnya Jawa, nama mengandung makna dan merupakan suatu hal yang bersifat sakral. Oleh karena itu nama Raja raja dibedakan dengan nama rakyatnya dan bagi masyarakat nama kecil berbeda dengan nama sesudah kawin. Beberapa pendapat tentang pemberian nama sebuah desa / daerah dikaitkan dengan :

I. Berdasarkan legenda
Dalam legenda mengenai asal usul “Tuban” terkait dua tempat yang penting yaitu Watu Tiban dan Bektiharjo.

A. Watu Tiban
Ketika kerajaan Majapahit jatuh, semua harta kekayaan dibawa ke Demak. Salah satu harta kekayaan Majapahit yang dibawa ke Demak adalah pusaka kerajaan yang berbentuk batu dan pemindahannya dipercayakan pada sepasang burung bangau. Sesampai disuatu daerah, burung bangau yang sedang membawa batu pusaka diolok olok oleh anak anak pengembala dan karena marah maka jatuhlah batu pusaka kerajaan Majapahit. Adapun tempat dimana batu pusaka itu jatuh, dinamakan Tuban. Dengan demikian nama Tuban berasal dari kata “Wa(tu) Ti(ban)”. Dan ternyata batu tersebut berupa sebuah Yoni.

B. Metu Banyu
Sesuai dengan petunjuk yang di terima oleh Raden Dandang Wacono yaitu membuka hutan Papringan untuk dijadikan negara. Pada waktu pembukaan hutan papringan, keluarlah dengan tidak terduga sebuah sumber air. ari peristiwa”Me(tu) (Ban)yune” yang berarti keluar airnya, maka spontan Raden Aryo Dandang Wacono memberi naman tempat tersebut dinamakan Tuban. umber airnya sangat sejuk dan pada akhirnya tempat tersebut dinamakan “Bektiharjo’.

C. Nges(Tu)ake kewaji(Ban)
Menurut kebiasaan sehari hari masyarakat Tuban mudah diarahkan untuk melaksanakan yang bersifat membangun. Sifat demikian dalam bahasa Jawa dikatakan : “Nges(Tu) kewaji(Ban).

II. Berdasarkan Etimologi
Dalam bahasa Jawa Kawi, Tuban berarti “Jeram’, sedangkan jeram itu sendiri adalah air terjun. Apabila kita lihat di Tuban terdapat air terjun yang terdapat di kecamatan Singgahan (air terjun nglirip) dan di kecamatan Semanding ( air terjun banyu langse ). ada kedua air terjun baik di nglirip maupun di air terjun banyu langse tidak ada data Arkeologi yang mendukung bahwa itu bekas suatu kota.

A. Data Arkeologi
Di Ngerong kecamatan Rengel terdapat arca Mahatula yang menunjukkan ciri jaman Singosari. Begitu pula terdapat pecahan keramik serta batu bata, selain itu wilayah kecamatan rengel di temukan pula prasasti Malengga dan Banjaran yang bertahun 1052 M.

B. Data Geografis
Rengel terletak di tepi Sungai Bengawan Solo yang jaman dulu merupakan sarana penghubung utama. Ditepi sungai bengawan solo terdapat hamparan sawah yang subur serta pegunungan yang membujur dari arah utara sampai ke selatan. Hal ini sangat strategis ditinjau dari segi ekonomi maupun militer dalam mendukung pengembangan pusat pemerintahan.

BEBERAPA SUMBER SUMBER TERTULIS YANG BERKAITAN DENGAN TUBAN.
Untuk mendukung penelusuran kapan berdirinya Tuban sebagai desa atau wilayah yang setingkat dengan kabupaten sekarang ini perlu pengkajian sumber tertulis yang berupa :

  1. Sumber tertulis berupa: Prasasti Kambang Putih, Prasasti Malengga, Prasasti Banjaran, Prasasti Tuban.
  2. Sumber tertulis berupa. Tentara Tar Tar dibawah pimpinan komando Sih-pie, Kau Sing dan Ike Messe, sebagian mendarat di Tuban dan sebagian meneruskan ke Sedayu. Dengan bantuan Raden Wijaya, tentara TarTar dapat mengalahkan Jayakatwang dari Kediri dan pada akhirnya tentara Tar-Tar dapat di hancurkan oleh Raden Wijaya dengan bantuan Arya Wiraraja dari Sumenep. Setelah hancurnya tentara Tar-Tar, Raden Wijaya dinobatkan sebagai raja Mojopahit dengan gelar Sri Kertajasa Prawira.
  3. Sumber Tertulis Berita Luar Negeri. Berita Cina yang sangat penting adalah uraian Ma Hua dalam bukunya Ying Yai Shing Lan. Ma Hua adalah orang Tionghoa yang beragama Islam, yang mengiringi perjalanan Cheng Ho dalam perjalanan ke daerah daerah lautan selatan (1413 M–1425 M).
Itulah kilas sejarah tentang Asal Usul Kota Tuban, semoga bisa dijadikan wahana agar kita senantiasa mengingat dan menjaga peninggalan-peninggalan sejarah yang di jadikan sebagai cagar budaya, supaya kelak generasi selanjutnya masih bisa menikmatinya.